Mengenal dan Memilih Jenis Tabungan

Rajin pangkal pandai, Hemat pangkal kaya adalah suatu ungkapan yang berkonotasi, Ayo menabung, jangan boros! Inilah ilmu dasar yang diajarkan oleh orang tua kita secara turun temurun sejak jaman baehula dengan tujuan agar kita tidak mengalami kesulitan ekonomi di kemudian hari. Sehingga jamak diantara kita yang menyimpan uangnya di bawah bantal, masuk celengan, beli emas, tanah dan lain sebagainya yang bisa dianggap sebagai tabungan.

Seiring dengan perkembangan jaman dan kemajuan teknologi, konsep menabung tidak hanya sekedar menyimpan uang dengan aman. Kita sudah membutuhkan layanan lebih, manfaat, kemudahan, keamanan serta kenyamanan menabung yang diberikan oleh Bank atau Lembaga Keuangan lainnya. Tapi semua fasilitas tersebut tentunya tidak gratis, kita harus mengeluarkan biaya tertentu. Kita harus pandai untuk mengelolanya supaya cost (biaya) yang kita keluarkan sesuai dengan benefit (manfaat) yang kita nikmati.

Nah supaya kita bisa mengelola finansial dengan baik dan sesuai kebutuhan, maka kita harus mengenal karaketristik tabungan. Dan jangan lupa tujuan kita menabung untuk keperluan apa, untuk sekedar menabung kah? Untuk persiapan menikah? Apa untuk transaksi harian pembayaran kebutuhan rumah tangga, mengirim dan menerima uang? Atau justru ingin mendapatkan return (bunga / bagi hasil) yang tinggi.

Berikut adalah jenis jenis tabungan yang perlu kita ketahui supaya kita bisa memilih sesuai prioritas atau kebutuhan kita :

1. Tabungan Operasional
Suatu jenis tabungan yang kita perlukan untuk memperlancar transaksi pembayaran dan operasional keuangan kita. Misalnya untuk pembayaran tagihan listrik, telpon, kartu kredit, asuransi, TV berlangganan, pembelian pulsa, bayar sekolah anak hingga belanja di pertokoan. Prinsipnya sebisa mungkin anda tidak membawa uang cash untuk melakukan pembayaran apapun, supaya praktis. Nah, berarti anda harus memilih Tabungan yang mempunyai kartu ATM dengan segudang fasilitas serta kemudahannya. Dan pastinya anda dikenakan fee administrasi bulanan. Maka, pilihlah Bank yang berskala nasional dan mempunyai jaringan ATM serta merchant yang banyak. Termasuk juga layanan SMS dan Internet Banking. Jadi anda bisa melakukan transaksi kapan saja dan dimana saja selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu.

2. Tabungan Rencana
Adalah tabungan yang kita rencanakan atau diatur sesuai dengan maksud dan kebutuhan kita. Untuk jenis ini, biasanya transaksinya hanya terjadi sebulan sekali, jadi harus dipertimbangkan perlu atau tidaknya kartu ATM sehubungan dengan biaya administrasinya.
Beberapa contoh adalah tabungan untuk cadangan, tabungan untuk anak (biasanya bundling dengan tabungan orang tua), tabungan persiapan pernikahan, dana persiapan masuk sekolah atau wisuda, dana kesehatan, tabungan untuk beli motor dan lain sebagainya.

3. Tabungan Investasi
Kita semua berharap bahwa tabungan yang kita miliki harus mempunyai manfaat ekonomis, yakni memberi kontribusi pendapatan, baik berupa bunga ataupun bagi hasil yang tinggi (optimal). Untuk jenis yang ini anda tidak butuh kartu ATM, salah satu produk yang cocok adalah tabungan berjangka, yakni Deposito. Anda bisa menarik uang hanya sesuai dengan jadwal kesepakatan, kalo tidak, maka anda dikenakan penalty. Anda harus cermat, pilihlah Bank yang terpercaya (kredibel) dan bisa menjamin investasi / deposito anda terbayar sesuai kesepakatan. Lantas, bagaimana cara mengetahui bahwa sebuah bank cukup kredibel dan teruji. Salah satu indikator adalah Bank sudah Go Public, sahamnya terdaftar di Bursa Efek dan terbuka untuk umum.

4. Tabungan Asuransi
Adalah Tabungan produk Bank yang dilengkapi dengan asuransi jiwa ataupun juga Produk asuransi jiwa yang memberikan kemudahan penarikan uang kembali layaknya tabungan berjangka. Produk semacam ini biasanya banyak diminati oleh orang yang mempunyai mobilitas yang tinggi.

Selanjutnya silahkan deteksi kebutuhan anda dan pilihlah tabungan yang sesuai. Semoga bermanfaat dan sukses.

Tags: ,

Comments are closed.